Aceh Utara – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Malikussaleh (Unimal). Ahmad Jailani, mahasiswa semester 4 Ilmu Komunikasi Unimal, berhasil meraih gelar Agam Inteligensia 2026 dalam ajang Pemilihan Agam Inong Aceh Utara 2026 yang resmi ditutup melalui malam penobatan pada 2 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung sejak 24 April 2026 ini menghadirkan persaingan ketat dari 20 finalis terbaik yang telah melewati berbagai tahapan seleksi. Ajang ini tidak hanya menilai aspek penampilan, tetapi juga menitikberatkan pada kemampuan intelektual, keluasan wawasan, serta kecakapan komunikasi sebagai indikator utama dalam menentukan pemenang.
Gelar Agam Inteligensia yang diraih Ahmad Jailani merupakan penghargaan khusus bagi finalis yang menunjukkan keunggulan dalam berpikir kritis, kemampuan analisis, serta keterampilan menyampaikan gagasan secara efektif dan persuasif. Capaian ini mencerminkan kompetensi yang selaras dengan bidang keilmuan Ilmu Komunikasi, khususnya dalam aspek komunikasi publik dan pengelolaan pesan.
Selama masa karantina yang berlangsung lebih dari sepekan, para finalis memperoleh pembekalan intensif yang mencakup pengembangan diri, public speaking, advokasi pariwisata, pemahaman budaya lokal, serta etika sosial. Selain itu, peserta juga mengikuti rangkaian kegiatan seperti presentasi program kerja, uji wawasan, hingga simulasi peran sebagai duta daerah.
Keberhasilan Ahmad Jailani tidak terlepas dari konsistensinya dalam menunjukkan kapasitas intelektual dan kemampuan komunikasi yang baik. Ia dinilai mampu menyampaikan ide secara runtut, kritis, dan komunikatif, sehingga menonjol di antara finalis lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa Ilmu Komunikasi Unimal telah mampu mengimplementasikan kompetensi yang diperoleh di bangku perkuliahan dalam konteks nyata di masyarakat, bahkan sejak berada pada semester pertengahan.
Ajang Pemilihan Agam Inong Aceh Utara sendiri merupakan program strategis daerah dalam mendorong peran generasi muda sebagai agen perubahan. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan tidak hanya memiliki penampilan yang baik, tetapi juga kapasitas intelektual, kepedulian sosial, serta kemampuan komunikasi dalam mempromosikan potensi daerah.
Dengan capaian tersebut, Program Studi Ilmu Komunikasi Unimal kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan mahasiswa yang kompeten, adaptif, dan mampu berkontribusi secara nyata di tengah masyarakat. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik.




